|
Indonesian Day 2008
Oleh Rinaldi Mulyono dan Indra Faisal
“In the Event of Commemoration of the 63rd Anniversary of Indonesian Independence Day”. A Festival of the Indonesian tradition and heritage with experience of the sight and sounds of the Indonesian Culture.
Indonesian Day 2008, event yang sangat ditunggu-tunggu warga Indonesia di Kuwait, merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jauh hari, Sdr. Indra Faisal, staff Fungsi Pensosbud KBRI Kuwait sudah menyebarkan informasi akan kegiatan Indonesian Day 2008 yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2008, bertempat di Multi Purpose Hall/Gedung Pernikahan Jleb Al Souyukh.
Seluruh masyarakat diundang untuk mengisi acara dan difasilitasi tempat untuk latihan. Animo masyarakat untuk mengisi acara cukup tinggi, terbukti dari padatnya jadwal latihan untuk tarian, band dan latihan lainnya di gedung KBRI Kuwait di Kaifan.
Acara Pembukaan
Merdeka…! Merdeka…! Merdekaaaaa…! Teriakan ini keluar dari Ketua Panitia Indonesian Day 2008 Bapak Dino Nurwahyudin pada saat memberikan kata sambutan dan disambut kembali dengan terikan Merdeka oleh semua hadirin yang berada dalam ruangan. Dalam barisan terdepan, tampak Bapak Duta Besar Faisal Ismail, hadir dengan didampingi oleh jajaran Home Staff dan beberapa tamu undangan. Pak Dino dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua hadirin yang hadir, serta ucapan kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras untuk kesuksesan acara ini. Disampaikan juga peremintaan maaf apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan. Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesian Day 2008 kali ini sedikit berbeda dengan tahun lalu dimana tahun ini digabungkan dengan acara Halal Bi Halal karena berdekatan dengan Idul Fitri 1429H.
Berikutnya sambutan dari wakil masyarakat yang diwakili oleh Sdr. Benny Onggono dari PERKIBAR. Dalam sambutannya, disampaikan juga permintaan maaf dari Ketua Perkibar, Sdr. Supriyanto Suradi yang pada kesempatan ini tidak bisa hadir. Pada kesempatan ini Sdr. Benny mengingatkan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Umum tahun 2009 dengan cara mendaftarkan diri sebagai calon pemilih. Masyarakat yang belum terdaftar bisa langsung menghubungi pengurus atau perwakilan PERKIBAR untuk didaftarkan.
Acara kemudian disusul dengan sambutan resmi Bapak Duta Besar Faisal Ismail, yang secara resmi membuka acara Indonesian Day 2008. Dalam kesempatan ini, beliau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh staff KBRI Kuwait serta masyarakat Indonesia di Kuwait.
Bapak Duta Besar Faisal Ismail, dengan diikuti oleh Home Staff KBRI Kuwait serta wakil masyarakat, dimintakan kesediaannya untuk menyampaikan hadiah bagi pemenang-pemenang pertandingan olahraga bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, bowling, catur, domino dan scrabble. Selamat untuk para pemenang !!!.
Acara pembukaan semakin meriah dengan penampilan acara kesenian, dimulai denganpenampilan Tari Merak oleh 3 penari cantik yang juga putri dari beberapa staff KBRI. Dilanjutkan dengan grup Paduan Suara Baladewi, menyanyikan beberapa lagu daerah. Kemudian ada tarian Pencak Silat dibawah binaan Bapak R. Wisantoro, Atase Tenaga Kerja KBRI Kuwait. Tidak ketinggalan anak-anak TPA Perwira dengan busana muslim dan batik, membuat mereka terlihat semakin cantik dan tampan. Dibawah panduan Pak Budi, anak-anak tersebut menyajikan drama singkat mengenai puasa dibulan Ramadhan. Para orang tua langsung berebutan kedepan untuk mengabadikan anak-anak mereka membuat suasana semakin meriah.


Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Bapak Duta Besar beserta Ibu Farida Faisal ke Lokasi Festival Makanan dan Produk Indonesia yang berada di Lantai Basement Gedung.
Bazaar Makanan dan Pakaian
Stand Makanan dan Produk Indonesia (komersial) tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini panitia menempatkan stand komersial, dilokasi terpisah dengan panggung pentas seni dan hiburan, untuk memaksimalkan kenyamanan penikmat jajanan serta penonton panggung pentas hiburan dimaksud. Variasi makanan dan minumannya pun sangat beragam, termasuk makanan yang selama ini jarang kita jumpai, di kesempatan tahun ini semua tersedia.

Adapun makanan dan minuman yang tersedia, seperti sate, pepes ikan/tahu, semur jengkol (hmm 3 hari, mulut bau terus), siomay, sop buntut, bubur ayam, lontong sayur, telur asin, peces, mpek-mpek, rendang, aneka kerupuk, aneka gorengan, tape ketan itam, mie ayam, bakso, es buah, es teler, es campur, es kelapa muda, asinan bogor, kedondong, dan masih banyak lagi yang lain, termasuk juga ada bahan makanan mentah seperti daun singkong, pete dll.

Untuk pakaian tersedia beberapa pakaian daerah seperti batik, kebaya dan juga ada kerudung dan jenis pakaian lainnya.
Media Kesehatan dan Informasi
Selain stand komersial, Panitia juga memfasilitasi stand non-komersil/organisasi sosial kemasyarakatan, seperti Stand INNA-K, yang menyediakan fasilitas pelayanan dan informasi kesehatan, Stand PERKIBAR yang menyediakan beberapa informasi menarik, serta Stand-Stand sponsor, seperti Al Muzaini, Mc Donald, Yasasa Cargo, dll.

Banyak pengunjung mendatangi Stand INNA-K untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan tekanan darah, berat badan, gula darah dan juga konsultasi kesehatan dengan para perawat Indonesia yang bekerja di berbagai rumah sakit pemerintah di Kuwait. Suatu usaha yang sangat mulia.
Pentas Seni Tari dan Music
Acara pentas seni dan hiburan yang berdurasi 10 jam, dari pagi pukul 11.00, hingga berakhir pukul 21.00, secara kontinyu ditampilkan pertunjukan musik yang diiringi oleh 3 band, 2 diantaranya adalah kolaborasi dengan pemain musik grup “senior” dan pemain tamu berkebangsaan Filipina. Tak kalah menarik, penampilan pentas seni berupa tarian daerah dan pencak silat, cukup memukau penonton acara Indonesian Day 2008. Acara yang juga dinanti oleh para penonton adalah acara game dan spontanitas yang memperebutkan beragam hadiah, berupa televisi, kulkas kompor gas, hand phone dan mesin cuci.
Pemandu Acara juga tak kalah penting memainkan peranan dengan memandu acara ke acara. MC Ronny Adriansyah (yang ini kawakan memandu acara), Abimanyu Nitikoesomo, Haidar Alwi, Bambang Heru (nah yang ini MC senior, baik dari umur maupun kelakar nya), Erni Noviyanti, Triadi Nugaraha dan Dewi Lisnawati. Secara bergantian memandu acara dengan gaya dan bahasa atraktif, membuat suasana semakin hidup dengan banyolan-banyolan segar. MC mengundang pengunjung naik ke panggung, untuk mencari pemenang, mereka mengajukan beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan benar, atau disuruh menebak gerakan pantonim salah seorang MC dan yang paling seru adalah pada saat peserta secara berpasangan disuruh merayu pasangannya masing-masing, permainan ini mengundang gelak tawa dari penonton.

Tarian kontemporer Patongtong tampil memukau, tarian originally dari daerah Sumatra Barat, ditarikan oleh 4 rekan kita yang bekerja di hotel, yaitu Triadi Nugraha, Bernadeth Septi, Erni Noviyanti dan Ari Brahmantyo.

Berikutnya adalah Tari Saman, tarian yang berasal dari Tanah Rencong yang diasuh oleh Bapak Wisantoro dan Pencak Silat ditampilkan oleh Sandy dan Ridwan dari Hotel Marriot.
Dipenghujung acara MC mengundang staff KBRI beserta panitia untuk naik ke panggung menyanyikan lagu Kapan-kapan. Lagu ini menjadi penghujung acara Indonesian Day 2008. Selamat kepada KBRI deserta seluruh panitia yang telah sukses mengadakan acara ini. Sampai jumpa di Indonesian Day tahun 2009.
Minal Aidin Walfaizin
Dirgahayu Republik Indonesia ke-63
Merdeka !!!!!
Kuwait, Oktober 2008
|
|
|