Bertepatan dengan hari Pahlawan Nasional, 10 November 2009, IATMI Kuwait
mendapat suatu kehormatan kedatangan pembicara tamu yang sangat ahli di bidang
geology. Walaupun berkebangsaan Belanda ternyata beliau masih memiliki sedikit
darah Indonesia, yang didapat dari Neneknya yang asli orang Sulawesi. Beliau
adalah Dr. Dirk Nieuwland, yang atas prakarsa teman-teman IATMI, diminta untuk
memberikan presentasi mengenai “Regional Tectonic of The Arabian Plate with
Implication Local Structure in Kuwait”.
Mr. Dirk dengan baju batik kebanggaannya
Dengan persiapan cepat dan apa adanya, presentasi pun dapat
terselenggara dengan baik di ruang rapat FD Gas KOC di Al-Tameer building,
Kuwait. Sekitar pukul 15.45 WK, presentasi pun dimulai dengan sambutan oleh
Ketua IATMI Kuwait. Kurang lebih 20 orang anggota ITAMI yang mayoritasnya
adalah Geologist, hadir di acara presentasi tersebut. Dengan cara yang menarik,
Dirk memaparkan tentang pergerakan Arabian Plate sejak ratusan juta tahun yang
lalu. Sehingga memberi kejelasan bahwa saat pengendapan lapisan terjadi,
orientasi Arabian Plate pun masih berubah arahnya. Selain itu, menarik pula
diketahui, bahwa Iran dan Iraq adalah dataran yang terpisah seblum akhirnya
bersatu karena pergerakan Arabian Plate ini. Presentasi ini tentu sangat
membantu para geologist yang bekerja di KOC. Juga member pencerahan buat para
Petroleum Engineer, Process Engineer serta Corrosion Engineer yang juga turut
hadir di acara tersebut.
Suasana presentasi dan sesi tanya jawab
Selesai presentasi, sesi tanya jawab pun dimulai sambil menikmati
jajanan ala arab yang telah disiapkan oleh panitia. Nggak di sangka Dirk
ternyata suka dengan martabak arab yang telah disiapkan (suka apa laper
yach…hehehe). Penanya terbanyak diajukan oleh rekan Harry Alam, yang ternyata
di pekerjaannya banyak bersinggungan dengan presentasi dari Dirk, khususnya
tentang SA Field di North Kuwait.
Group Foto di akhir acara presentasi
Persis sebelum azan Maghrib atau sekitar jam 17.00 WK, presentasi, sesi
tanya jawab dan diskusi harus di akhiri. Terima kasih dan mudah-mudahan bisa
berjumpa lagi pada kesempatan yang lain dengan tema yang berbeda seperti yang
di janjikan oleh Dr. Dirk Nieuwland.